<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title><![CDATA[PT Zahir Internasional]]></title>
<link><![CDATA[https://zahir.info/]]></link>
<description />
<generator><![CDATA[Kayako fusion v4.78.1]]></generator>
<item>
<title><![CDATA[Edit/ Hapus Transaksi Pembelian Barang]]></title>
<link><![CDATA[https://zahir.info/index.php?/Knowledgebase/Article/View/392]]></link>
<guid isPermaLink="false"><![CDATA[f73b76ce8949fe29bf2a537cfa420e8f]]></guid>
<pubDate><![CDATA[Thu, 31 May 2012 09:49:24 +0700]]></pubDate>
<dc:creator />
<description><![CDATA[Salah satu hal yang sering menjadi kendala bagi penguna Zahir  Accounting yang bergerak di bidang perdagangan atau manufaktur adalah  dalam mengedit atau menghapus transaksi pembelian. Kebanyakan dari  mereka kesulitan dalam mengedit transaksi pembelian k...]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu hal yang sering menjadi kendala bagi penguna Zahir  Accounting yang bergerak di bidang perdagangan atau manufaktur adalah  dalam mengedit atau menghapus transaksi pembelian. Kebanyakan dari  mereka kesulitan dalam mengedit transaksi pembelian karena keterbatasan  pemahaman mereka terkait dengan sistem kerja software Zahir Accounting.  Pada dasarnya software zahir accounting mengharuskan kita menginput  transaksi sesuai dengan transaksi yang sebenarnya terjadi di lapangan,  oleh karena itu apabila pada kondisi real di lapangan tidak mungkin  terjadi, maka Zahir Accounting pun tidak mengakomodir user untuk bisa  menginputnya karena itu berarti Zahir Accounting telah membantu user  untuk memanipulasi data. Sebagai contoh, apabila kita tidak memiliki  barang persediaan untuk dijual maka kita tidak bisa menginput penjualan  barang yang belum kita miliki tersebut, terkesan menyulitkan memang,  akan tetapi sebenarnya itu justru di buat seperti itu bukan untuk  menyulitkan user, akan tetapi sebagai <strong>Sistem Kontrol Informasi Akuntansi (Accounting Control System)</strong> yang berfungsi untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kecurangan  atau manipulasi data. Terkait dengan hal tersebut, informasi yang akan  dijelaskan kali ini adalah mengedit transaksi pembelian.</p>
<p>Hal yang paling mendasar dalam mengedit atau menghapus transaksi pembelian sebenarnya hanya 2, yaitu apakah <strong>hutang</strong> terkait pembelian tersebut <strong>telah ada pembayaran</strong> atau barang <strong>persediaan</strong> terkait pembelian tersebut <strong>telah terpakai</strong> atau keduanya sekaligus. Apabila hutang terkait dengan pembelian yang  ingin kita edit telah ada pembayaran, maka pembayaran hutang tersebut  harus kita hapus terlebih dahulu, begitu juga apabila barang persediaan  terkait pembelian yang akan kita edit telah terpakai pada transaksi  lain, baik untuk penjualan maupun penyesuaian persediaan, maka transaksi  pemakaian persediaan tersebut harus di hapus terlebih dahulu, setelah  transaksi pembelian tersebut di edit baru kita input kembali. Kenapa  Zahir Accounting mengharuskan user melakukan hal tersebut terlebih  dahulu? Seperti yang kita tahu, adanya transaksi pembelian menimbulkan  adanya data hutang serta harga pokok persediaan sehingga apabila ada  perubahan pada pembelian, maka akan mengakibatkan perubahan pada data  hutang dan harga pokok persediaan pula, bisa dibayangkan apabila barang  yang kita beli telah dijual namun ternyata pembeliannya kita hapus atau  kita edit, bukankah tidak mungkin ada penjualan barang jika tidak ada  pembeliannya atau ada pembayaran tapi tidak ada hutangnya? Dan hal  tersebut tentu saja akan merusak sistem persediaan yang digunakan (FIFO,  LIFO atau Average).</p>
<p>Setelah kita memahami hal tersebut, kita tentu saja akan lebih mudah  memahami bagaimana cara mengedit atau menghapus transaksi pembelian.  Berikut ini langkah-langkahnya:</p>
<p>1. Untuk mengetahui apakah transaksi pembelian tersebut telah ada  pembayaran hutang atau telah ada barangt yang digunakan, maka kita  unpost terlebih dahulu transaksi yang ingin kita edit / hapus (klik  kanan unpost).</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/18.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR1.jpg" alt="GBR1" width="810" height="630" /></a></p>
<p>Jika transaksi pembelian tersebut telah ada pembayaran hutangnya dan  atau telah ada pemakaian persediaannya, maka akan muncul pesan  peringatan, perhatikan pesan yang muncul tersebut.</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/28.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR2.jpg" alt="GBR2" width="427" height="292" /></a></p>
<p>2. Untuk mengetahui pembayaran hutang terkait dengan transaksi yang  ingin kita edit / hapus maka kita cari di daftar hutang usaha (Pembelian  &gt;&gt; Daftar Hutang Usaha)</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/33.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR3.jpg" alt="GBR3" width="810" height="630" /></a></p>
<p>3. Cari nama vendor yang pembeliannya ingin kita edit / hapus lalu masuk ke perincian hutangnya (klik kanan perincian)</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/43.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR4.jpg" alt="GBR4" width="810" height="630" /></a></p>
<p>4. Cari nomor referensi pembelian yang ingin kita edit / hapus di  bagian sebelah atas, serta lihat pembayarannya di bagian sebelah bawah,  saya contohkan transaksi yang ingin kita edit adalah pembelian tanggal  10 November 2011 dengan nomor referensi 0000001, maka pada bagian atas  kita cari tanggal dan nomor referensi tersebut di bagian atas, lalu akan  muncul perinciannya di bagian bawah, transaksi di bagian bawah yang  nomor referensinya berawalan CD merupakan pembayaran yang telah  dilakukan (mencarinya di daftar pembayaran hutang), sedangkan yang nomor  referensinya berawalan GJ merupakan write off yang dilakukan  (mencarinya di daftar jurnal umum), nilai negatif merupakan tanda bahwa  transaksi tersebut mengurangi hutang yang bersangkutan.</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/51.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR5.jpg" alt="GBR5" width="810" height="629" /></a></p>
<p>5. Pada contoh diatas telah ada pembayaran tanggal 22 november 2011  dengan nomor referensi CD000006, maka kita hapus didaftar pembayaran  hutang usaha (Pembelian &gt;&gt; Daftar Transaksi dan Cetak Faktur  &gt;&gt; Pembayaran Hutang Usaha)</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/6.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR6.jpg" alt="GBR6" width="810" height="629" /></a></p>
<p>Filter tanggalnya sesuai dengan tanggal pembayaran tersebut lalu pilih transaksi pembayaran tersebut, hapus (klik kanan hapus).</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/8.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR7.jpg" alt="GBR7" width="810" height="648" /></a></p>
<p>Maka akan muncul pesan konfirmasi kenapa dihapus, beri keterangan  bahwa transaksi tersebut dihapus untuk mengedit pembelian terkait hutang  tersebut.</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/9.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR8.jpg" alt="GBR8" width="374" height="269" /></a></p>
<p>Setelah transaksi pembayarannya di hapus maka apabila kita unpost  kembali transaksi pembelian yang ingin kita edit / hapus, maka pesan  bahwa telah ada pembayaran tidak muncul. Pada contoh berikut ini yang  tersisa adalah barang telah terpakai oleh transaksi lain.&nbsp;</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/10.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR9.jpg" alt="GBR9" width="427" height="292" /></a></p>
<p>6. Untuk mencari tahu transaksi pemakaian persediaan terkait dengan  pembelian yang ingin kita edit / hapus, kita pastikan terlebih dahulu  barang apa saja yang di beli di transaksi tersebut (klik kanan  perincian).</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/111.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR10.jpg" alt="GBR10" width="810" height="630" /></a></p>
<p>Pada contoh berikut ini, barang yang dibeli yaitu Suku Cadang A, Suku Cadang B, dan Produk C.</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/121.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR11.jpg" alt="GBR11" width="810" height="629" /></a></p>
<p>7. Cari data barang persediaan terkait pembelian tersebut (Data-data &gt;&gt; Data Produk).</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/131.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR12.jpg" alt="GBR12" width="810" height="629" /></a></p>
<p>Lihat buku besar prsediaan yang bersangkutan (pilih barangnya, klik kanan buku besar)</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/141.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR13.jpg" alt="GBR13" width="810" height="630" /></a></p>
<p>Untuk memastikan semua transaksi terkait barang tersebut, filter tanggalnya sejauh mungkin.</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/151.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR14.jpg" alt="GBR14" width="810" height="629" /></a></p>
<p>Untuk memudahkan, ketik saja tanggalnya dari tahun 2000 sampai tahun 2099</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/161.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR15.jpg" alt="GBR15" width="344" height="210" /></a></p>
<p>Setelah di filter tanggalnya, maka akan muncul semua transaksi  terkait dengan barang yang bersangkutan dengan urutan sesuai dengan  urutan posting transaksi. Transaksi pemakaian persediaan terkait dengan  pembelian yang ingin kita edit / hapus adalah transaksi-transaksi barang  keluar yang berada dibawah transaksi pembelian yang ingin kita edit /  hapus (perhatikan kolom masuk, keluar, terjual). Transaksi yang kode Tp  nya SJ merupakan transaksi penjualan (mencarinya di daftar penjualan),  lalu yang kode Tp nya berawalan IJ merupakan transaksi persediaan  (mencarinya di daftar pemakaian / penyesuaian atau pemindahan persediaan  atau transfer barang antar gudang), sedangkan untuk yang kode Tp nya  berawalan SR merupakan transaksi retur penjualan (mencarinya di daftar  retur penjualan). Pada contoh berikut ini telah ada penjualan tanggal 15  desember 2011 dengan nomor referensi 00000004.</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/171.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR16.jpg" alt="GBR16" width="810" height="629" /></a></p>
<p>8. Unpost transaksi yang melibatkan persediaan tersebut, dalam contoh  diatas adalah transaksi penjualan, maka cari di daftar penjualan  (Penjualan&nbsp; &gt;&gt; Daftar Transaksi dan cetak faktur &gt;&gt; Daftar  Penjualan / Daftar Pengiriman Barang), filter tanggalnya sesuai tanggal  transaksi yang bersangkutan.</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/181.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR17.jpg" alt="GBR17" width="810" height="629" /></a></p>
<p>Pada contoh diatas transaksi penjualannya tanggal 15 desember 2011,  maka kita filter tanggalnya dari dan hingga tanggal tersebut.</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/19.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR18.jpg" alt="GBR18" width="389" height="262" /></a></p>
<p>Pilih dan unpost transaksi tersebut (klik kanan unpost). Berbeda  dengan transaksi pembayaran hutang yang harus dihapus sehingga setelah  diedit pembeliannya, pembayaran tersebut harus diinput kembali, untuk  transaksi penjualan atau persediaan cukup dengan mengunpostingnya,  sehingga setelah transaksi pembeliannya diedit, transaksi penjualan atau  persediaan tersebut masih ada, tinggal di posting kembali (klik kanan  posting).</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/20.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR19.jpg" alt="GBR19" width="810" height="630" /></a></p>
<p>Maka akan muncul pesan konfirmasi kenapa ingin di unpost, beri  keterangan bahwa transaksi tersebut di unposting untuk mengedit  pembelian terkait dengan penjualan tersebut.</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/211.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR20.jpg" alt="GBR20" width="374" height="269" /></a></p>
<p>9. Lakukan hal yang sama pada setiap barang terkait dengan pembelian  tersebut, untuk memastikan bahwa sudah tidak ada transaksi barang keluar  terkait dengan pembelian tersebut, perhatikan kolom terjual di baris  transaksi pembelian yang bersangkutan pada buku besar produk, jika  nilainya 0 maka sudah tidak ada transaksi barang keluar terkait dengan  pembelian tersebut.</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/231.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR21.jpg" alt="GBR21" width="810" height="629" /></a></p>
<p>10. Unpost transaksi yang ingin kita edit (klik kanan unpost) atau  langsung hapus jika kita ingin menghapusnya (klik kanan hapus)</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/241.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR22.jpg" alt="GBR22" width="810" height="630" /></a></p>
<p>Beri keterangan kenapa di hapus atau diedit.</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/251.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR23.jpg" alt="GBR23" width="374" height="269" /></a></p>
<p>11. Untuk memastikan bahwa datanya telah terupdate dengan sempurna,  disarankan melakukan hitung ulang saldo akhir akun dan saldo akhir  barang persediaan (File &gt;&gt; Alat Bantu &gt;&gt; Hitung Ulang Saldo  Akhir Akun / Hitung Ulang Saldo Akhir Barang Persediaan)</p>
<p><a href="http://softwarebisnis.com/wp-content/uploads/2011/12/281.jpg"><img src="http://www.zahir.info/images/Image_Knowledgebase/Edit_Hapus_Transaksi_Pembelian_Barang/GBR24.jpg" alt="GBR24" width="810" height="630" /></a></p>
<p>Tambahan, jika kita telah memastikan sudah tidak ada transaksi yang  melibatkan pembelian tersebut namun tetap tidak bisa diunpost, hal  tersebut bisa jadi disebabkan pada databasenya pada kolom yang  seharusnya terisi angka (kolom quantity misalnya) tetapi terisi huruf E  karena Sistem Operasi komputer yang bersangkutan merubah angka tersebut  (sebagai contoh, pada kalkulator angka yang di bagi dengan 0 maka  hasilnya E). Untuk mengembalikan seperti semula, maka jalankan SQL  berikut ini (File &gt;&gt; Alat Bantu &gt;&gt; SQL Script Executive):</p>
<p>/*&mdash;&mdash; start copy &mdash;&mdash;*/</p>
<p>update invledgr set terjual=cast(terjual as decimal(15,1));</p>
<p>/*&mdash;&mdash; start copy &mdash;&mdash;*/</p>
<p>-Jalankan SQL Script tersebut dengan klik tombol Execute [F9].<br /> -Pastikan muncul pesan SUCCESS! No Error Found.<br /> -Jalankan Hitung ulang saldo akhir barang persediaan (File &gt; Alat  Bantu &gt; Hitung Ulang Saldo Akhir Barang Persediaan) setelah itu baru  diunpost.</p>
<p>Demikian informasi ini di sampaikan, semoga bermanfaat&hellip;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Sumber: <a href="http://softwarebisnis.com/tips-trick/edit-hapus-transaksi-pembelian-barang">Blog Software Bisnis Zahir</a></em></strong></p>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Memperbaiki Kesalahan Penginputan Transaksi]]></title>
<link><![CDATA[https://zahir.info/index.php?/Knowledgebase/Article/View/96]]></link>
<guid isPermaLink="false"><![CDATA[26657d5ff9020d2abefe558796b99584]]></guid>
<pubDate><![CDATA[Fri, 19 Dec 2008 08:55:49 +0700]]></pubDate>
<dc:creator><![CDATA[Eko Budi Cahyono]]></dc:creator>
<description><![CDATA[Jika terjadi kesalahan dalam menginput transaksi, Anda dapat mengedit
transaksi dengan menampilkan daftar transaksi kemudian klik tombol edit.Tips :
Zahir Accounting 5.1 memberikan kemungkinan edit dan hapus transaksi
yang telah diinput, sesuai dengan ...]]></description>
<content:encoded><![CDATA[Jika terjadi kesalahan dalam menginput transaksi, Anda dapat mengedit
transaksi dengan menampilkan daftar transaksi kemudian klik tombol edit.<br /><br /><strong>Tips :</strong>
Zahir Accounting 5.1 memberikan kemungkinan edit dan hapus transaksi
yang telah diinput, sesuai dengan hak akses penggunanya, artinya hanya
user tertentu saja yang boleh mengedit atau menghapus transaksi.<br /><br />Pada
transaksi tertentu, untuk menjaga kekonsistensian data, transaksi tidak
dapat diedit, sehingga Anda harus membuat jurnal koreksi (reversing). <br /><br />Misalkan
transaksi pembelian, dimana barang yang dibeli pada transaksi tersebut
telah terjual, maka transaksi pembelian tersebut tidak dapat diedit.
Hal ini disebabkan ada transaksi penjualan yang telah menggunakan harga
pokok yang berasal dari transaksi pembelian tersebut.<br /><br />Solusi untuk transaksi yang tidak dapat diedit karena terkait ke transaksi lain ada dua alternatif, yaitu :<br /><br />1.
Unposting dahulu transaksi - transaksi penjualan atau transaksi
pemakaian barang yang menggunakan barang2 yang berasal dari transaksi
pembelian tersebut. Serta hapus dulu transaksi pembayaran uang mukanya.<br /><br />2.
Atau buat transaksi adjustment, untuk mengoreksi transaksi yang salah
tersebut, dengan mengisi jumlah barang negatif (pastikan total
penjumlahan transaksi yang salah dengan transaksi koreksi ini menjadi
benar) serta isilah variabel kredit/debit memo agar merujuk kepada
nomor transaksi pembelian yang salah tadi.
]]></content:encoded>
</item>
</channel>
</rss>