Silakan Registrasi dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh
Alamat e-mail Anda
Masukkan Kata Sandi
Masukkan email anda untuk berlangganan berita
 

Sales
0811 98 66 999



CS Jakarta
0811 201 7766



CS Jakarta 2
0811 203 7766



CS Malang
0811 101 5567



CS Yogyakarta
0822 2134 5599




CS Surabaya
081-1757-7444




Knowledgebase: Modul Persediaan
Fungsi Bobot Pada Menu Produksi.
Dipos oleh Agus Juanda pada 16 December 2016 08:14 AM

Modul Produksi dipergunakan untuk mencatat transaksi produksi yang melibatkan bahan baku, biaya overhead dan biaya pendukung lainnya untuk membentuk barang jadi. Dalam modul tersebut terdapat opsi pembobotan yang digunakan untuk menentukan proporsi nilai hpp yang akan dialokasikan ke masing2 barang jadi. Pembobotan hanya bisa digunakan untuk proses produksi yang melibatkan lebih dari satu barang jadi dalam 1 proses produksi.

Pembobotan adalah alat bantu penentu proporsi nilai yang akan digunakan, dimana bobot dibagi menjadi :
1. Standar
    Digunakan dengan menggunakan perbandingan angka, misalnya : 1:2, sehingga user bisa menentukan sendiri berapa perbandingan proporsi nilai
    HPP untuk masing-masing barang jadinya.
2. Harga Pokok
    Jika menggunakan pembobotan ini, maka pada kolom bobot akan muncul HPP dari barang jadi tersebut, sehingga perbandingan yang digunakan
    adalah perbandingan nilai hpp masingmasing barang jadi.
3. Harga Beli Terakhir
    Jika menggunakan pembobotan ini, maka pada kolom bobot akan muncul nilai harga beli terakhir dari barang jadi tersebut, sehingga perbandingan
    bobot yang menjadi acuan adalah Harga beli terakhir dari masing-masing barang jadi.
4. Berat
    Jika menggunakan pembobotan ini, maka pada kolom bobot akan memunculkan angka satuan berat dari barang jadi tersebut, sehingga bobot
    yang menjadi acuan adalah angka satuan berat dari masing-masing barang jadi, ini umumnya digunakan jika barang memiliki satuan berat yang
    sebelumnya telah disetting pada data produk.
5. Volume
    Jika menggunakan pembobotan ini, maka pada kolom bobot akan memunculkan angka satuan volume dari barang jadi tersebut, sehingga bobot
    yang menjadi acuan adalah angka satuan volume dari masing-masing barang jadi, ini umumnya digunakan jika barang memiliki satuan volume
    yang sebelumnya telah disetting pada data produk.
6. Harga Jual Standar
    Jika menggunakan pembobotan ini, maka pada kolom bobot akan muncul nilai harga jual dari barang jadi yang telah di setting pada data produk,
    sehingga perbandingan yang digunakan adalah perbandingan nilai harga jual standar dari masing-masing barang jadi.
7. Tanpa Bobot
    Secara umum metode ini hampir sama dengan metode pembobotan standar, hanya saja yang membedakan adalah untuk metode tanpa bobot,
    user harus menentukan/mengisi kolom "item jadi" pada bagian "persediaan", sehingga nilai bobot pada bagian "hasil produksi" akan muncul secara
    otomatis.

 

(0 vote(s))
Artikel ini membantu
Artikel ini tidak membantu

Ulasan (0)
Sampaikan ulasan baru
 
 
Nama Lengkap:
E-mail:
Ulasan:
© 2014 PT Zahir Internasional, unless otherwise noted. > EULA | Situs Web Zahir Lainnya | Tentang Zahir
Catatan: Situs web ini mengandung konten yang mensyaratkan Anda terdaftar dan login agar Anda dapat mengakses penuh.