Silakan Registrasi dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh
Alamat e-mail Anda
Masukkan Kata Sandi
Masukkan email anda untuk berlangganan berita
 

Sales
0811 98 66 999



CS Jakarta
0811 201 7766



CS Jakarta 2
0811 203 7766



CS Malang
0811 101 5567



CS Yogyakarta
0822 2134 5599




CS Surabaya
081-1757-7444




Knowledgebase: Impor Saldo Awal
Penjelasan Kolom-kolom Tabel CSV Impor Saldo Awal
Dipos oleh Firman Ilkha pada 06 December 2013 03:09 PM

Tabel CSV Impor Saldo Awal telah disediakan di program Zahir Accounting 6 untuk memudahkan Anda mengimpor saldo awal. Tabel CSV itu sendiri adalah format Excel tabel berupa .CSV. Anda disarankan menggunakan Ms Office atau dapat juga dari vendor lain seperti Open Office. File tabel CSV ini secara baku disimpan sesuai dengan lokasi penginstalan yang biasanya terdapat di C:\Program Files\Zahir Accounting 6\Contoh Tabel CSV. Tabel CSV untuk mengimpor saldo awal dibagi menjadi 3 yakni Saldo Awal Persediaan, Saldo Awal Piutang Usaha, dan Saldo Awal Hutang Usaha.

Jumlah kolom dan istilah judul kepala (header) setiap kolom dibuat secara baku dan permanen sehingga Anda tidak diperkenankan mengubah apapun dari tabel CSV ini kecuali mengubah nama file dan/ atau mengubah isi dari baris dan kolom menjadi isi saldo awal yang ada di perusahaan Anda. Berikut ini penjelasan tabel CSV yang dimaksud.


Tabel CSV Saldo Awal Persediaan

Tabel ini digunakan untuk mengimpor saldo awal persediaan ke program Zahir Accounting 6. Tabel ini memiliki jumlah kolom sebanyak 31 dan tidak diperkenankan bagi Anda untuk mengurangi, menambahkan, dan/atau memindahkan posisinya termasuk mengubah istilah dan besar/kecilnya huruf yang digunakan di judul kolom. Bagian kolom yang terdapat di tabel ini meliputi:

Gambar 1. Contoh Tabel CSV Saldo Awal Persediaan (Sebagian)

 

  1. KODE BARANG
    Isilah dengan kode jenis barang. Kode ini dapat Anda tentukan sendiri atau berdasarkan label barcode di barang tersebut. Kode ini dapat diisi dengan angka saja, huruf saja, atau gabungan angka dan huruf beserta tanda baca.

  2. NAMA BARANG
    Isilah dengan nama barang dengan huruf saja, angka saja, atau gabungan angka dan huruf beserta tanda baca.

  3. KODE UNIT
    Isilah dengan kode satuan pengukuran barang. Anda harus membuat terlebih dahulu data satuan pengukuran di Zahir Accounting 6 modul Data-data > Satuan Pengukuran. Karakter kode satuan yang Anda isi di tabel CSV ini harus sama dengan yang Anda buat di Zahir Accounting 6. Perbedaan karakter akan mengakibatkan kegagalan impor.

  4. HARGA JUAL
    Isilah dengan harga jual satuan untuk satu jenis barang ini dengan angka saja tanpa pemisah ribuan. Jika harga jual ini memiliki nilai desimal, gunakan tanda desimal yang selaras dengan format mata uang di setelan regional Zahir Accounting 6 dan Windows (selengkapnya tentang setelan regional ini klik di sini). Pengisian harga jual ini akan masuk di field Harga Jual di Data Produk. Anda diperkenankan mengosongkan kolom ini jika Anda tidak berkehendak menampilkan harga jual ini di data produk dan transaksi atau jika harga jual yang Anda gunakan dinamis.

  5. KODE KURS
    Isilah dengan kode mata uang yang telah dibuat atau telah tersedia di Zahir Accounting 6. Mata uang yang harus diisi di tabel CSV ini adalah mata uang dasar di program Zahir Accounting 6. Isikan dengan karakter yang sama dengan yang tercantum di program Zahir Accounting 6.

  6. KODE DEPT
    Isilah kolom ini dengan nama departemen yang sama karakternya dengan yang telah Anda buat di Zahir Accounting 6 jika Anda berkehendak barang ini berkaitan dengan departemen yang Anda pilih. Ingat! Kolom kode dept ini diisi dengan nama departemen bukan kode departemen. Anda diperkenankan mengacuhkan kolom ini dengan tetap terisi Head Quarter jika Anda tidak memiliki modul Departemen atau Anda tidak ingin menggunakannya.

  7. KODE KLASIFIKASI
    Isilah dengan nama klasifikasi yang telah Anda buat sebelumnya di Zahir Accounting 6. Pastikan Anda mengisi klasifikasi sesuai dengan jenis barang yang ingin Anda golongkan. Dengan mengisi suatu klasifikasi ke jenis barang ini, berarti barang yang dimaksud akan menggunakan semua informasi seperti metode HPP dan akun penting yang diatur di klasifikasi barang. Jika Anda tidak memiliki fasilitas klasifikasi data, Anda harus mengosongkan isi kolom ini.

  8. KODE GUDANG
    Isilah dengan nama gudang yang sudah Anda buat sebelumnya di Zahir Accounting 6. Nama gudang standar yaitu Head Quarter. Jika Anda tidak memiliki fasilitas multiwarehouse, kolom ini harus diisi dengan Head Quarter dan pastikan Anda tidak mengubah nama gudang standar itu di Zahir Accounting.

  9. METODE
    Isilah dengan metode HPP yang telah tersedia di Zahir Accounting 6 dan yang telah Anda tetapkan di kelompok barang (jika ada) antara lain Anda ketik salah satunya dari FIFO, LIFO, atau AVERAGE. Jika Anda tidak memiliki fasilitas metode HPP FIFO dan LIFO, isilah dengan AVERAGE.

  10. DISIMPAN
    Isilah dengan huruf T kapital yang berarti sifat barang ini disimpan atau huruf F kapital yang berarti sifat barang ini tidak disimpan. T adalah True dan F adalah False.

  11. DIBELI
    Isilah dengan huruf T kapital yang berarti sifat barang ini dibeli atau huruf F kapital yang berarti sifat barang ini tidak dibeli. T adalah True dan F adalah False.

  12. DIJUAL
    Isilah dengan huruf T kapital yang berarti sifat barang ini dijual atau huruf F kapital yang berarti sifat barang ini tidak dijual. T adalah True dan F adalah False.

  13. KODEGROUP1
    Isilah dengan deskripsi grup 1 yang telah Anda buat di modul Data-data > Group Produk ke 1. Anda dapat mengosongkan kolom ini jika Anda tidak memiliki fasilitas grup barang atau Anda tidak ingin menggunakannya.

  14. KODEGROUP2
    Isilah dengan deskripsi grup 2 yang telah Anda buat di modul Data-data > Group Produk ke 2. Anda dapat mengosongkan kolom ini jika Anda tidak memiliki fasilitas grup barang atau Anda tidak ingin menggunakannya.

  15. KODEGROUP3
    Isilah dengan deskripsi grup 3 yang telah Anda buat di modul Data-data > Group Produk ke 3. Anda dapat mengosongkan kolom ini jika Anda tidak memiliki fasilitas grup barang atau Anda tidak ingin menggunakannya.

  16. KODEGROUP4
    Isilah dengan deskripsi grup 3 yang telah Anda buat di modul Data-data > Group Produk ke 4. Anda dapat mengosongkan kolom ini jika Anda tidak memiliki fasilitas grup barang atau Anda tidak ingin menggunakannya.
  17. QTY
    Isilah dengan jumlah barang untuk satu jenis barang ini dengan angka tanpa pemisah ribuan. Jika jumlah barang ini mengandung jumlah desimal, gunakan tanda desimal yang selaras dengan format mata uang di setelan regional Zahir Accounting 6 dan Windows (selengkapnya tentang setelan regional ini klik di sini). 

  18. PRICE
    Isilah dengan harga pokok satuan terakhir untuk satu jenis barang ini dengan angka tanpa pemisah ribuan. Jika harga pokok satuan barang ini mengandung jumlah desimal, gunakan tanda desimal yang selaras dengan format mata uang di setelan regional Zahir Accounting 6 dan Windows (selengkapnya tentang setelan regional ini klik di sini). Anda harus mengisi kolom ini. Jika Anda tidak mengisinya, hasil impor barang ini hanya menjadi sekadar daftar barang dan tidak masuk ke saldo awal persediaan.

  19. ISSERIAL
    Isilah dengan huruf T kapital jika jenis barang ini menggunakan nomor serial atau huruf F kapital jika jenis barang ini tidak menggunakan nomor serial. Anda diperkenankan mengosongkan isi kolom ini dan kolom yang terkait jika Anda tidak memiliki fasilitas serial number.

  20. NOMORSERIAL
    Isilah dengan nomor serial berupa angka saja, huruf saja, atau gabungan angka dan huruf beserta tanda baca untuk setiap jumlah barangnya. Jika jenis barang ini memiliki jumlah saldo akhir sebanyak 20 buah, berarti Anda harus membuat 20 baris jenis barang ini dengan nomor serial yang berbeda-beda setiap barisnya.

  21. ISLOT
    Isilah dengan huruf T kapital jika jenis barang ini menggunakan nomor lot atau huruf F kapital jika jenis barang ini tidak menggunakan nomor lot. Anda diperkenankan mengosongkan isi kolom ini dan kolom yang terkait jika Anda tidak memiliki fasilitas lot number.

  22. QTYLOT
    Isilah dengan jumlah lot sama dengan jumlah barangnya. Isi dengan angka saja tanpa pemisah ribuan.

  23. NOMORLOT
    Isilah dengan nomor lot untuk satu jenis barang ini. Nomor lot dapat diisi dengan nomor batch setiap jenis barang ini dengan angka saja, huruf saja, atau gabungan angka dan huruf beserta tanda baca. Perlakuan mengisi nomor lot ini sama seperti pada nomor serial.

  24. NOTE1
    Isilah dengan catatan tambahan untuk lot ini. Anda diperkenankan mengosongkan catatan ini jika Anda tidak memerlukannya.

  25. NOTE2
    Isilah dengan catatan tambahan untuk lot ini. Anda diperkenankan mengosongkan catatan ini jika Anda tidak memerlukannya.

  26. NOTE3
    Isilah dengan catatan tambahan untuk lot ini. Anda diperkenankan mengosongkan catatan ini jika Anda tidak memerlukannya.

  27. NOTE4
    Isilah dengan catatan tambahan untuk lot ini. Anda diperkenankan mengosongkan catatan ini jika Anda tidak memerlukannya.

  28. TGLPRODUKSI
    Isilah dengan tanggal diproduksinya satu jenis barang ini. Isi dengan format tanggal yang sama dengan format tanggal di setelan regional Zahir Accounting 6 dan Windows.

  29. TGLKADALUARSA
    Isilah dengan tanggal kedaluwarsa satu jenis barang ini. Isi dengan format tanggal yang sama dengan format tanggal di setelan regional Zahir Accounting 6 dan Windows.

  30. KODESUPPLIERUTAMA
    Isilah dengan nama supplier yang telah Anda buat di modul Data-data > Data Nama Alamat di Zahir Accounting 6. Pastikan Anda mengisi dengan karakter yang sama persis dengan yang terdapat di program Zahir Accounting 6. Anda diperkenankan mengosongkan isi kolom ini jika produk ini tidak memiliki supplier utama.

  31. ISKONSINYASI
    Isilah dengan huruf T kapital jika jenis barang ini konsinyasi atau huruf F kapital jika jenis barang ini bukan konsinyasi. Anda diperkenankan mengosongkan isi kolom ini jika Anda tidak memiliki modul Konsinyasi.

Tabel CSV Saldo Awal Piutang Usaha

Tabel ini digunakan untuk mengimpor saldo awal piutang usaha ke program Zahir Accounting 6. Dengan mengimpor saldo awal piutang usaha ini, berarti Daftar Nama Alamat sudah terisi secara otomatis dengan data pelanggan ini. Tabel ini memiliki jumlah kolom sebanyak 11 dan tidak diperkenankan bagi Anda untuk mengurangi, menambahkan, dan/atau memindahkan posisinya termasuk mengubah istilah dan besar/kecilnya huruf yang digunakan di judul kolom. Bagian kolom yang terdapat di tabel ini meliputi:

Gambar 2. Contoh Tabel CSV Saldo Awal Piutang Usaha

 

  1. KODE
    Isilah dengan kode pelanggan berupa angka saja, huruf saja, atau gabungan angka dan huruf beserta tanda baca.

  2. NAMA
    Isilah dengan nama pelanggan berupa huruf saja, angka saja, atau gabungan huruf dan angka beserta tanda baca.

  3. TANGGAL
    Isilah dengan tanggal faktur penjualan (invoice) yang terjadi sebelum periode awal akuntansi di Zahir Accounting 6. Isi dengan format tanggal yang sama dengan format tanggal di setelan regional Zahir Accounting 6 dan Windows.

  4. INV NO
    Isilah dengan nomor faktur penjualan (invoice).

  5. PO NO
    Isilah dengan nomor referensi pesanan penjualan (sales order). Jika tidak ada atau Anda tidak memiliki fasilitas SO, Anda dapat mengosongkan kolom ini.

  6. MATAUANG
    Isilah dengan kode mata uang yang telah dibuat sebelumnya di Zahir Accounting 6. Isikan dengan karakter yang sama dengan yang terdapat di program.

  7. NILAI
    Isilah dengan nilai penjualan/ piutangnya tanpa pemisah ribuan. Jika nilai ini mengandung jumlah desimal, gunakan tanda desimal yang selaras dengan format mata uang di setelan regional Zahir Accounting 6 dan Windows (selengkapnya tentang setelan regional ini klik di sini).

  8. DISCDAY
    Isilah dengan jumlah hari diskon dalam termin pembayaran.

  9. DISCDUE
    Isilah dengan jumlah hari jatuh tempo dalam termin pembayaran.

  10. EARLYDISC
    Isilah dengan persentase pengenaan diskon tanpa menggunakan tanda persen (%).

  11. LATECHARGE
    Isilah dengan persentase pengenaan denda keterlambatan tanpa menggunakan tanda persen (%).

 

Tabel CSV Saldo Awal Utang Usaha

Tabel ini digunakan untuk mengimpor saldo awal utang usaha ke program Zahir Accounting 6. Dengan mengimpor saldo awal utang usaha ini, berarti Daftar Nama Alamat sudah terisi secara otomatis dengan data pemasok ini. Tabel ini memiliki jumlah kolom sebanyak 11 dan tidak diperkenankan bagi Anda untuk mengurangi, menambahkan, dan/atau memindahkan posisinya termasuk mengubah istilah dan besar/kecilnya huruf yang digunakan di judul kolom. Bagian kolom yang terdapat di tabel ini sama seperti yang terdapat di Tabel CSV Saldo Awal Piutang Usaha sebagai berikut:

Gambar 3. Contoh Tabel CSV Saldo Awal Hutang Usaha

 

  1. KODE
    Isilah dengan kode pemasok berupa angka saja, huruf saja, atau gabungan angka dan huruf beserta tanda baca.

  2. NAMA
    Isilah dengan nama pemasok berupa huruf saja, angka saja, atau gabungan huruf dan angka beserta tanda baca.

  3. TANGGAL
    Isilah dengan tanggal faktur pembelian (invoice) yang terjadi sebelum periode awal akuntansi di Zahir Accounting 6. Isi dengan format tanggal yang sama dengan format tanggal di setelan regional Zahir Accounting 6 dan Windows.

  4. INV NO
    Isilah dengan nomor faktur pembelian (invoice).

  5. PO NO
    Isilah dengan nomor referensi pesanan pembelian (purchase order). Jika tidak ada atau Anda tidak memiliki fasilitas PO, Anda dapat mengosongkan kolom ini.

  6. MATAUANG
    Isilah dengan kode mata uang yang telah dibuat sebelumnya di Zahir Accounting 6. Isikan dengan karakter yang sama dengan yang terdapat di program.

  7. NILAI
    Isilah dengan nilai penjualan/ piutangnya tanpa pemisah ribuan. Jika nilai ini mengandung jumlah desimal, gunakan tanda desimal yang selaras dengan format mata uang di setelan regional Zahir Accounting 6 dan Windows (selengkapnya tentang setelan regional ini klik di sini).

  8. DISCDAY
    Isilah dengan jumlah hari diskon dalam termin pembayaran.

  9. DISCDUE
    Isilah dengan jumlah hari jatuh tempo dalam termin pembayaran.

  10. EARLYDISC
    Isilah dengan persentase pengenaan diskon tanpa menggunakan tanda persen (%).

  11. LATECHARGE
    Isilah dengan persentase pengenaan denda keterlambatan tanpa menggunakan tanda persen (%).

 

(7 vote(s))
Artikel ini membantu
Artikel ini tidak membantu

Ulasan (0)
Sampaikan ulasan baru
 
 
Nama Lengkap:
E-mail:
Ulasan:
© 2014 PT Zahir Internasional, unless otherwise noted. > EULA | Situs Web Zahir Lainnya | Tentang Zahir
Catatan: Situs web ini mengandung konten yang mensyaratkan Anda terdaftar dan login agar Anda dapat mengakses penuh.