Silakan Registrasi dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh
Alamat e-mail Anda
Masukkan Kata Sandi
Masukkan email anda untuk berlangganan berita
 

Sales
0811 98 66 999



CS Jakarta
0811 201 7766



CS Jakarta 2
0811 203 7766



CS Malang
0811 101 5567



CS Yogyakarta
0822 2134 5599




CS Surabaya
081-1757-7444




Knowledgebase: Input Saldo Awal
Input Saldo Awal Piutang Usaha
Dipos oleh Firman Ilkha pada 05 December 2013 03:37 PM

Saldo awal Piutang Usaha merupakan salah satu saldo awal yang termasuk penting dan harus dimasukkan jika memang perusahaan Anda memiliki saldo akhir tersebut dari periode akuntansi sebelumnya. Saldo Piutang Usaha muncul karena adanya transaksi penjualan yang dilakukan secara kredit dan ini menjadi bagian dari jurnal khusus. Oleh karena itulah saldo awal Piutang Usaha akan tampil di Buku Besar Pembantu Piutang Usaha yang dikenal sebagai Kartu Piutang Usaha. Total saldo awal Piutang Usaha ini harus sama dengan nilai di saldo awal akun Piutang Usaha. Jika Anda memiliki saldo atas Piutang Lain-lain berarti piutang yang dimaksud bukan bagian dari Piutang Usaha dan Anda harus memasukkannya sebagai saldo awal akun. Berikut ini langkah untuk memasukkan saldo awal Piutang Usaha.

Tahap 1: Buka Fasilitas Saldo Awal Piutang Usaha
Ketika data keuangan dalam keadaan terbuka klik menu Setting pada toolbar > Saldo Awal > Saldo Awal Piutang Usaha.


Gambar 1. Buka Menu Saldo Awal Piutang Usaha

 

Klik tombol  untuk mengisi saldo awal piutang usaha.


Gambar 2. Daftar Isi Saldo Awal Piutang Usaha

 

Tahap 2: Isi formulir saldo awal piutang usaha
Di formulir ini Anda harus mengisi data secara benar. Kesalahan input yang diketahui selepas transaksi pembayaran piutang usaha ini tidak dapat diedit kecuali jika Anda menghapus transaksi pembayarannya.


Gambar 3. Form Pengisian Saldo Awal Piutang Usaha

 Bagian ini wajib diisi di awal       Bagian ini dapat diabaikan. Jika ada, harus diisi di awal

 

  1. Nama Pelanggan
    Klik tombol ini untuk memilih data pelanggan di daftar nama alamat. Jika Anda belum membuatnya, klik Baru untuk membuat baru pelanggan. Anda bisa juga membuat data pelanggan dan data nama alamat lain dari modul Data-data > Data Nama Alamat.

  2. Tanggal
    Klik tombol ini untuk memunculkan jendela kalender. Anda harus mengisi field ini dengan tanggal transaksi penjualan yang membentuk saldo piutang usaha ini. Tanggal ini akan menjadi tanggal faktur penjualan yang terjadi sebelum periode awal akuntansi di Zahir Accounting sehingga nantinya Anda dapat melacaknya untuk mencatat transaksi pembayaran Piutang Usaha.

  3. No. Invoice
    Isilah field ini dengan nomor faktur penjualan yang terjadi sesuai dengan tanggal transaksinya sehingga nantinya Anda dapat melacak nomor faktur tersebut untuk mencatat transaksi pembayaran Piutang Usaha.

  4. No. Sales Order (SO)
    Field ini tidak harus diisi jika penjualan yang terkait tidak melalui pesanan penjualan namun jika penjualan melalui SO, Anda wajib mengisinya agar sistem memunculkan nomor Sales Order terkait.

  5. Mata Uang
    Klik tombol ini untuk menampilkan daftar mata uang yang sudah Anda buat ketika pembuatan data keuangan baru atau dari modul Data-data > Data Mata Uang. Jika mata uang yang pilih tiada, Anda bisa membuat terlebih dahulu di modul yang dimaksud. Mata uang ini akan dijadikan oleh sistem sebagai acuan nilai piutang usaha yang bersangkutan sesuai dengan mata uangnya. Contoh nilai Piutang Usaha USD sebesar US$ 1000.

  6. Nilai Piutang
    Masukkan nilai piutang usaha sebenarnya berdasarkan mata uangnya (bukan dikalikan dengan kurs). Nilai Piutang Usaha ini adalah nilai piutang berdasarkan transaksi penjualan atau nilai yang telah dipotong dengan pembayaran piutang usaha yang telah terjadi sebelum periode awal akuntansi di Zahir Accounting.

  7. Akun Piutang Usaha
    Field ini diblokade oleh sistem sebab field ini akan terisi secara otomatis dengan akun yang sesuai dengan mata uang yang dipilih. Jika mata uang yang dipilih adalah Rupiah (IDR), akun penting yang muncul yaitu Piutang Usaha IDR. 

  8. Term Pembayaran
    Klik tombol ini jika penjualan yang membentuk piutang usaha menggunakan syarat termin pembayaran.
    • Hari Discount
      Isilah dengan rentang waktu pembayaran yang masih mendapat diskon. Jika pembayaran melebihi rentang waktu yang ditentukan ini, pembayaran tidak berhak memperoleh diskon.

    • Hari Jatuh Tempo
      Isilah dengan waktu jatuh tempo. Jika pembayaran mencapai tanggal jatuh tempo atau lebih, pembayaran akan dikenakan denda keterlambatan.

    • Discount Awal
      Isilah dengan persentase diskon yang akan dikenakan ketika pembayaran piutang usaha.

    • Denda Keterlambatan
      Isilah dengan persentase denda yang akan dikenakan ketika pembayaran piutang usaha mencapai atau melebihi tanggal jatuh tempo

  9. Klik  untuk merekam.

 

Tahap 3: Lihat Daftar dan Laporan
Selanjutnya data yang telah Anda isi akan tampil di modul Penjualan > Daftar Piutang Usaha.


Gambar 4. Buka Menu Daftar Piutang Usaha

 


Gambar 5. Daftar Piutang Usaha

 

Anda dapat juga melihat daftar piutang usaha di modul Laporan > Laporan Penjualan dan Piutang > Piutang Usaha.


Gambar 7. Laporan Piutang Usaha

 

 

Saksikan video tutorial input saldo awal piutang usaha berikut ini:

(8 vote(s))
Artikel ini membantu
Artikel ini tidak membantu

Ulasan (2)
Rudiansyah
16 March 2017 03:41 PM
sore min,

cuman saya bingung itu, cara melihat hasil inputannya sudah sesuai apa belum di mana ya ? bisa cek saldo ini sudah input atau belum?

terima kasih
Firman
05 May 2017 09:56 AM
Jika sudah ada transaksi pembayaran atasnya, bisa lihat di kartu piutang. Filter tanggalnya mulai tanggal di mana saldo piutang usaha itu terbentuk. Dengan demikian akan tampil baris saldo awal piutang usaha yang dimaksud di kartu piutang. :)
Sampaikan ulasan baru
 
 
Nama Lengkap:
E-mail:
Ulasan:
© 2014 PT Zahir Internasional, unless otherwise noted. > EULA | Situs Web Zahir Lainnya | Tentang Zahir
Catatan: Situs web ini mengandung konten yang mensyaratkan Anda terdaftar dan login agar Anda dapat mengakses penuh.