Silakan Registrasi dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh
Alamat e-mail Anda
Masukkan Kata Sandi
Masukkan email anda untuk berlangganan berita
 

Sales
0811 98 66 999



CS Jakarta
0811 201 7766



CS Jakarta 2
0811 203 7766



CS Malang
0811 101 5567



CS Yogyakarta
0822 2134 5599




CS Surabaya
081-1757-7444




Knowledgebase: Modul Penjualan
Pengiriman Barang
Dipos oleh Jeffry Luqman pada 03 December 2013 10:33 AM

Pengiriman barang merupakan fitur yang terdapat pada Zahir Accounting versi 6 yang digunakan untuk mencatat pengiriman barang kepada pelanggan. Dengan fitur ini, kita dapat mencatat beberapa pengiriman untuk satu order penjualan sesuai dengan jumlah barang yang dipesan (pengiriman barang secara bertahap) untuk selanjutnya apabila seluruh item dari barang yang dipesan telah dikirim seluruhnya, maka kita dapat membuat invoice penjualan yang isinya terdiri dari beberapa pengiriman barang tersebut.

Catatan: Setelah kita merekam pengiriman barang, maka proses akuntansi sudah berlaku yang mana setelah kita merekam pengiriman barang, maka hal tersebut akan memperbarui stok persediaan dan juga membentuk jurnal akuntansi, sedangkan kartu piutang belum terbentuk sampai pengiriman barang tersebut ditarik ke invoice penjualan.

Berikut ini langkah-langkah untuk membuat pengiriman barang pada Zahir Accounting Versi 6:

 

Tahap I: Masuk Menu Input Pengiriman Barang

Pada Zahir Accounting Versi 6, ada dua cara untuk masuk ke menu input pengiriman barang, yaitu langsung dari tampilan awal menu penjualan atau dari daftar pengiriman barang. Untuk cara pertama, saat kita mengarahkan cursor ke kotak pengiriman barang, maka akan muncul tiga buah tombol, yaitu tombol  untuk membuat pengiriman barang, tombol  untuk melihat daftar pengiriman barang yang sudah dibuat, serta tombol  untuk melihat petunjuk penginputan pengiriman barang. Tekan tombol  untuk masuk ke menu input pengiriman barang.

Gambar 1. Masuk menu input pengiriman barang cara pertama.

 

Untuk cara kedua, pada saat kita sedang berada di tampilan daftar pengiriman barang (yaitu setelah sebelumnya menekan kotak pengiriman barang, atau menekan tombol  dari kotak pengiriman barang) maka kita dapat langsung masuk ke menu input pengiriman barang dengan menekan tombol  dari daftar tersebut tanpa harus kembali ke menu utama penjualan kembali.

Gambar 2. Masuk menu input pengiriman barang cara kedua.

 

Tahap II: Isi Formulir Yang Telah Disediakan Sesuai Kebutuhan

Isi data-data yang diperlukan sesuai dengan petunjuk berikut ini:

Gambar 3. Formulir input pengiriman barang.

 Bagian ini wajib diisi, jika bagian ini tidak diisi maka transaksi tidak dapat di rekam

 Bagian ini dapat diisi ataupun tidak sesuai dengan kebutuhan

Keterangan:

  1. Nama Pelanggan
    Pilih data pelanggan dengan menekan tombolatau meletakan kursor ke kotak isian nama pelanggan dan menekan salah satu tombol pada papan ketik atau dengan mendoble klik kotak isian tersebut.

  2. Nomor Referensi
    Nomor referensi pengiriman barang akan otomatis terisi sesuai dengan nomor urut terakhir, kita bisa menggunakan nomor tersebut sebagai nomor referensi pengiriman barang yang bersangkutan atau apabila kita memiliki nomor referensi transaksi sendiri, kita bisa menggantinya sesuai dengan kebutuhan. Nomor referensi tidak boleh kosong.

  3. Nomor Order Penjualan
    Jika memiliki modul order penjualan (Sales Order), maka apabila sebelumnya kita sudah membuat order penjualan dari pelanggan yang bersangkutan,  kita cukup memilih nomor order penjualan yang bersangkutan sehingga seluruh item pengiriman barang akan terisi secara otomatis sesuai dengan order penjualan yang bersangkutan. 
  4. Tanggal
    Setelan awal tanggal transaksi mengacu ke tanggal hari ini dari sistem operasi yang digunakan, ganti tanggalnya sesuai dengan kebutuhan.

  5. Gudang
    Setelan awal gudang mengacu ke gudang Head Quarter, jika memiliki modul multi warehouse, kita dapat memilih gudang dari transaksi yang bersangkutan dengan menekan tombol sesuai dengan kebutuhan.

  6. Keterangan
    Keterangan akan otomatis terisi penjualan, nama pelanggan yang bersangkutan, kita dapat menggantinya sesuai kebutuhan.

  7. Proyek
    Jika memiliki modul proyek, kita dapat memilih proyek dari transaksi yang bersangkutan dengan menekan tombol sesuai dengan kebutuhan.

  8. Departemen
    Setelan awal departemen mengacu ke departemen Head Quarter, jika memiliki modul departemen, kita dapat memilih departemen dari transaksi yang bersangkutan dengan menekan tombol sesuai dengan kebutuhan.
  9. Mata Uang
    Mata uang akan terisi sesuai dengan mata uang pelanggan yang bersangkutan, jika pelanggan yang bersangkutan menggunakan mata uang asing, maka kita dapat menentukan nilai kurs dari transaksi yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan.

  10. Tanda  (Beralih)
    Tanda  merupakan tombol untuk mengalihkan kolom terakhir dari item transaksi (poin nomor 17) menjadi departemen atau proyek.

  11. Kode Barang
    Pilih kode barang dengan meletakan kursor ke kotak isian kode barang dan menekan salah satu tombol pada papan ketik atau dengan mendobleklik kotak isian tersebut. Kode barang tidak boleh kosong.

  12. Jumlah
    Isi jumlah barang sesuai dengan kebutuhan. Jumlah barang tidak boleh kosong.

  13. Satuan
    Setelan awal satuan mengacu sesuai dengan satuan dasar barang yang dipilih. Jika memiliki modul multi satuan, kita dapat memilih satuan turunan dari satuan dasar yang bersangkutan.

  14. Harga
    Isi harga sesuai dengan kebutuhan. Harga tidak boleh kosong. Jika harga lebih rendah dari harga pokok, program akan memberi peringatan bahwa harga jual dibawah harga pokok.

  15. Diskon
    Diskon dapat diisi dalam nilai pesentase diskon dari item barang yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan.

  16. Pajak
    Jika item transaksi yang bersangkutan dikenai pajak, pilih pajak dari item transaksi yang bersangkutan dengan meletakan kursor ke kotak isian pajak dan menekan salah satu tombol pada papan ketik atau dengan mendoble klik kotak isian tersebut.

  17. Proyek / Departemen
    Jika proyek / departemen pada kepala transaksi diisi (poin 7 dan 8), maka proyek / departemen pada item transaksi akan terisi secara otomatis mengacu sesuai dengan proyek / departemen yang dipilih pada kepala transaksi. Kita dapat merubahnya sesuai dengan kebutuhan. Tekan tanda  (pada poin 10) untuk beralih dari kolom proyek ke departemen atau sebaliknya.

  18. Multi Pajak
    Tab multi pajak hanya dapat dimunculkan apabila Zahir yang digunakan memiliki modul multi pajak. Kita dapat memilih lebih dari satu pajak pada tab multi pajak ini.

  19. Multi Diskon
    Tab multi diskon hanya dapat dimunculkan apabila Zahir yang digunakan memiliki modul multi diskon. Kita dapat menerapkan diskon bertingkat dalam transaksi dengan tab multi diskon ini.

  20. Informasi Pengiriman
    Tab status pengiriman hanya dapat dimunculkan apabila Zahir yang digunakan memiliki modul Delivery Notes. Kita dapat menambahkan catatan atas pengiriman barang yang bersangkutan mengenai nomor paket pengiriman, dimensi paket, berat kotor, berat bersih, jumlah dan bentuk paket serta informasi lainnnya menyangkut pengiriman barang yang bersangkutan. Informasi pengiriman ini hanya bersifat administratif saja.

  21. Status Pengiriman
    Tab status pengiriman hanya dapat dimunculkan apabila Zahir yang digunakan memiliki modul Delivery Status. Kita dapat menambahkan catatan mengenai kondisi barang yang dikirim untuk masing-masing item barang yang dikirim pada tab status pengiriman ini. Status pengiriman ini hanya bersifat administratif saja.

  22. Nomor dan Tanggal Dokumen
    Nomor dan tanggal dokumen dapat diisi sesuai kebutuhan. Nomor dan tanggal dokumen ini hanya bersifat administratif saja.

  23. Termin Pembayaran
    Termin pembayaran dapat diisi sesuai dengan kebutuhan. Termin pembayaran ini hanya bersifat administratif saja.

  24. Hapus baris
    Tombol  hanya ditekan jika kita ingin menghapus salah satu baris dari item transaksi yang bersangkutan. Kita juga bisa menghapus baris dari item yang bersangkutan dengan mengklik kanan > Hapus Item pada baris item yang bersangkutan.

  25. Transaksi Berulang
    Tombol  digunakan untuk merekam transaksi yang bersangkutan agar apabila ada transaksi yang rinciannya sama, kita cukup menekan tombol  untuk memilih transaksi yang sama sehingga seluruh item transaksi akan terisi secara otomatis sesuai dengan transaksi yang direkam ulang.

  26. Stock List
    Tombol  digunakan agar pada saat input transaksi daftar barang terus terbuka sehingga kita dapat langsung memilihnya sesuai kebutuhan.

  27. Nilai Transaksi
    Nilai transaksi akan terisi secara otomatis.

  28. Cetak
    Beri tanda  pada kotak cetak jika kita ingin langsung mencetak bukti transaksi yang bersangkutan ketika transaksi yang bersangkutan di rekam.

  29. Proses
    Tombol  digunakan untuk membatalkan transaksi yang sedang diinput.
    Tombol  digunakan untuk merekam transaksi yang sedang diinput sebagai draft sehingga belum memperbarui stok persediaan dan belum terbentuk jurnal akuntansi.
    Tekan tombol  untuk merekam transaksi yang bersangkutan.

 

Tahap III: Cetak Bukti Transaksi

Apabila kita memberi tanda  pada kotak cetak saat input transaksi, maka setelah kita menekan tombol  akan muncul pilihan bukti transaksi yang akan di cetak. Pilih bukti transaksi yang mana yang akan di cetak atau kita juga bisa mendesainnya kembali dengan menekan tombol Desain.

Gambar 4. Pilihan cetak bukti transaksi

 

Gambar 5. Preview cetak bukti transaksi

 

Tahap IV: Daftar Transaksi Pegiriman Barang

Kita dapat melakukan berbagai tindakan dari pengiriman barang yang sudah kita buat dari daftar pengiriman barang. Untuk masuk ke daftar pengiriman barang, kita dapat menekan tombol  pada kotak pengiriman barang atau bisa juga dengan menekan kotak pengiriman barang tersebut.

Gambar 6. Masuk daftar pengiriman barang

 

Berikut ini daftar transaksi pengiriman barang yang dimaksud:

Gambar 7. Daftar pengiriman barang

Keterangan:

  1. Kepala Judul
    Kita dapat mengurutkan daftar transaksi yang muncul dengan mengklik kepala judul dari kolom yang ingin kita urutkan.

  2. Kotak Pencarian
    Kita dapat melakukan pencarian dengan mengisi sebagian karakter (huruf atau angka) dari nomor referensi atau nama pelanggan yang ingin kita cari pada kotak  sehingga item yang muncul pada daftar hanya transaksi yang mengandung karakter yang kita ketik tersebut.

  3. Opsi data
    Tombol  digunakan untuk merubah tampilan kolom pelanggan menjadi kolom proyek dan sebaliknya.
    Tombol  digunakan untuk menghilangkan tampilan grafik atau memunculkan tampilan grafik.
    Tombol  digunakan untuk melihat nilai dalam mata uang sebenarnya atau dalam mata uang dasar.
    Tombol  digunakan untuk memperbarui daftar pengiriman barang.
    Tombol  digunakan untuk menyaring daftar pengiriman barang mengenai kelompok pelanggan mana yang akan dimunculkan dalam daftar atau transaksi pengiriman barang dari tanggal berapa sampai tanggal berapa yang akan dimunculkan dalam daftar.

  4. Tanda  (Centang)
    Tanda  menandakan bahwa transaksi pengiriman barang yang bersangkutan telah diposting atau dibukukan (tidak direkam sebagai draft) sehingga telah memperbarui stok persediaan dan telah terbentuk jurnal akuntansi.
  5. Opsi Grafik
    Tombol  digunakan untuk menampilkan grafik termasuk pengiriman barang yang belum diposting atau hanya menampilkan pengiriman barang yang sudah diposting saja.
    Tombol  digunakan untuk menampilkan grafik pengiriman berdasarkan tanggal atau berdasarkan pelanggan atau berdasarkan salesman.
    Tombol  digunakan untuk memperbesar tampilan grafik ke ukuran maksimal atau mengembalikannya ke ukuran semula.

  6. Tindakan
    Tombol  digunakan untuk masuk kembali ke menu input pengiriman barang, sama seperti tombol  pada tampilan awal menu penjualan.
    Tombol  digunakan untuk menghapus pengiriman barang yang kita pilih, sama seperti dengan mengklik kanan > Hapus pada baris pengiriman barang yang bersangkutan.
    Tombol  digunakan untuk membatalkan posting transaksi pengiriman barang yang kita pilih, sama seperti dengan mengklik kanan > Unpost pada baris pengiriman barang yang bersangkutan.

  7. Review
    Tombol  digunakan untuk melihat kembali perincian penginputan pengiriman barang yang kita pilih, sama seperti dengan mengklik kanan > Perincian pada baris pengiriman barang yang bersangkutan.
    Tombol  digunakan untuk mencetak pengiriman barang yang kita pilih, sama seperti dengan mengklik kanan > Cetak pada baris pengiriman barang yang bersangkutan.
    Tombol  digunakan untuk menutup tampilan daftar pengiriman barang.

 

Tahap V: Laporan Yang Terbarui

Berikut ini laporan kartu stok persediaan yang terbarui dari transaksi pengiriman barang yang bersangkutan.

Gambar 6. Laporan kartu stok yang telah diperbarui

  Bagian ini merupakan transaksi pengiriman barang yang bersangkutan

 

Berikut ini jurnal yang terbentuk dari transaksi pengiriman barang yang bersangkutan yang akan memperbarui nilai masing-masing akun pada laporan keuangan.

Gambar 6. Jurnal yang terbentuk dari pegiriman barang yang bersangkutan

  Bagian ini merupakan transaksi pengiriman barang yang bersangkutan

 

Demikian panduan dasar penginputan pengiriman barang pada Zahir Accounting Versi 6 yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

(6 vote(s))
Artikel ini membantu
Artikel ini tidak membantu

Ulasan (0)
Sampaikan ulasan baru
 
 
Nama Lengkap:
E-mail:
Ulasan:
© 2014 PT Zahir Internasional, unless otherwise noted. > EULA | Situs Web Zahir Lainnya | Tentang Zahir
Catatan: Situs web ini mengandung konten yang mensyaratkan Anda terdaftar dan login agar Anda dapat mengakses penuh.