Backup Data Keuangan
Dipos oleh Firman Ilkha pada 21 November 2013 09:31 AM

Penyalinan (backup) data keuangan sangat disarankan setelah adanya tindakan perubahan atas data keuangan yang dimaksud misalnya pencatatan transaksi, penambahan data master, dan sebagainya agar Anda dapat memiliki cadangan data yang bisa digunakan lagi jika sewaktu-waktu data keuangan rusak atau hilang (terhapus). Backup data sebaiknya dilakukan secara berkala minimum sekali dalam sehari setelah pekerjaan selesai. Pembukaan lagi data backup dapat dilakukan dengan cara memulihkan (restore) file backup dengan ekstensi GBK menjadi file data keuangan yang berekstensi GDB. Dengan demikian, Anda tidak perlu membuat data baru karena cukup merestorenya.


Berikut ini tahapan membackup data keuangan.

 

Tahap I: Buka jendela backup data
Jendela backup data dapat dilakukan dari toolbar menu File > Backup Data. Data keuangan harus dalam keadaan terbuka agar toolbar dapat diakses.

Gambar 1. Buka Menu Backup Data

Tahap II: Tentukan lokasi dan nama file backup
File backup Zahir Accounting 6 berekstensi .GBK. Adapun kotak teks yang perlu Anda isi sebagai berikut:

Gambar 2. Isi Field Backup Data

  Bagian ini wajib diisi       Bagian ini dapat diabaikan

 

  1. Lokasi Penyimpanan
    Klik tombol ini untuk membuka jendela lokasi penyimpanan. Buatlah folder khusus di drive misalnya Backup Data Zahir untuk memudahkan Anda menemukan tempat penyimpanan file backup. Selanjutnya ketik nama file (file name) sesuai dengan kehendak Anda seperti nama perusahan lalu hilangkan tanda bintang di .GBK namun kami menyarankan untuk menamakan juga berdasarkan tanggal dan jam backup misalnya Zahir Backup 21112013 0900.GBK. Pastikan bagian save as type yaitu Interbase File (*.GDB). Selanjutnya klik Save.

     

     



    Gambar 3. Menentukan Lokasi Penyimpanan Data Backup
  2. Nama File Arsip
    Kotak teks ini akan terisi secara otomatis jika di lokasi penyimpanan Anda sudah menetapkan nama file backup berekstensi .GBK. Jika Anda belum menetapkan nama file yang dimaksud sebelumnya, Anda harus mengetik nama file backup Anda dengan menghilangkan tanda bintang.

     



    Gambar 4. Nama File Backup Terisi
  3. Jalan di Latar Belakang
    Tandakan pilihan/ opsi ini jika Anda mau jendela proses backup tidak tampak setelah Anda klik Lanjutkan. Abaikan opsi ini jika Anda ingin melihat proses berjalannya backup.

  4. Backup Otomatis
    Ini adalah fitur baru Zahir Accounting 6 yang memungkinkan pengguna dapat menjadwalkan sendiri bilamana sistem ini membackup data keuangan secara otomatis palimg cepat frekuensi setiap semenit dan paling lambat frekuensi tidak dibatasi. Jika Anda memilih fitur ini, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui sebagai berikut:

    • Anda tidak perlu lagi menamakan tanggal dan jam di Nama File Arsip melainkan dengan nama lain misalnya nama perusahaan Anda saja.
    • Setiap backup otomatis sistem akan menamakan juga secara otomatis berdasarkan tanggal dan jam dengan format yyyymmdd hhmm.
    • Setiap backup otomatis tidak ada notifikasi atau tidak ada muncul jendela proses backup.
    • File backup otomatis langsung disimpan di direktori yang Anda tetapkan sebelumnya.

Klik tombol  untuk langsung memproses backup data atau klik tombol  untuk membatalkan tindakan backup dan menutup jendela backup.

 

Saksikan video tutorial backup data berikut ini:

(9 vote(s))
Artikel ini membantu
Artikel ini tidak membantu

© 2014 PT Zahir Internasional, unless otherwise noted. > EULA | Situs Web Zahir Lainnya | Tentang Zahir
Catatan: Situs web ini mengandung konten yang mensyaratkan Anda terdaftar dan login agar Anda dapat mengakses penuh.